Menara Air di antara Kantor Pos Medan dan Hotel De Boer. Dirubuhkan oleh Bank Sumut Tahun 2006

1 Komentar

  1. (1) Pemahaman orang banyak tentang bangunan2 bersejarah seperti ini masih sangat kurang. Niali sejarah masih belum dihargai tinggi. Mereka tidak berpikir tentang identitas karena hal itu masih terlalu mahal untuk dipikirkan.
    (2) Perhatian pemerintah pun mamang sangat rendah. Ini juga karena tidak mampu mengubah nilai sejarah menjadi komoditas ekonomi melalui kegiatan pariwisata. Pariwisata mendatangkan uang bagi rakyat banyak, dan itu bisa dikembangkan kalau objek wisatanya ada. Bangunan bersejarah adalah salah satu. Jadi kalau Medan terus2an merobohkan bangunan bersejarah, maka ke depannya makin sulit mengembangkan pariwisata kota.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s